Langsung ke konten utama

Liburan Asian Games 2018



Liburan Asian Games 2018
by: Slenggoro Lantip Salim Sufi Assafwan
          Kali ini saya akan menceritakan liburan saya pada saat Asian Games 2018 “ Energy of Asia”, walaupun Cuma setengah karena saya tidak tahu minggu keduanya seperti apa. Karena sekolah saya, SMP Labschool Jakarta, terletak di Rawamangun dan akan bentrok dengan beberapa lomba Asian Games di velodrome, Sekolah memperlakukan kebijakan untuk libur selama 2 minggu sampai dengan awal September. Untuk megisi waktu belajar yang terlewatkan, sekolah juga memberikan kami tugas E-Learning untuk dialkukan di rumah(tulisan ini juga termasuk tugas).
          Cerita saya dimulai seminggu sebelumnya, pada tanggal 11 Agustus 2018. Setelah pulang dari les Robotik, saya dan ayah saya membeli bendera dan spanduk untuk merayakan HUT RI ke-73 “Kerja Kita Prestasi Bangsa”. Setelah itu saya dan ayah saya pulang untuk memasang dekorasi Agustus-an di rumah kami. Lalu, selama minggu itu saya sekolah seperti biasa. Disana kami diberi persiapan untuk beberapa tugas E-Learning yang diberikan. Karena 2 minggu yang libur itu termasuk musim-musim ulangan, beberapa tugas juga nantinya akan dimasukkan ke rapor.
          Liburan sebenarnya dimulai pada tanggal 17 Agustus 2018, karena tanggal merah dan bentrok dengan lokasi velodrome, SMP Labschool Jakarta tidak melakukan upacara bendera untuk merayakan HUT RI ke-73. Sekolah menganjurkan kita untuk ikut upacara di komplek masing-masing, walaupun saya juga tidak ikut upacara. Lalu, ada juga tugas dan lomba untuk merayakan HUT Pramuka Indonesia ke-57 yaitu bahwa semua murid wajib posting poster Asian Games 2018 yang disediakan sekolah dan bahwa postingan itu harus difoto dan dikirim ke e-mail sebagai bukti.
          Udah 500 kata belum? oke belum. Hari Sabtu dan Minggu saya libur sekolah seperti biasa dengan (main game dan internet). Jadi, pada hari Senin semua murid sekolah saya mulai mengerjakan tugas E-Learning untuk sekolah. Tugasnya itu sudah ada jadwalnya, 3 kali sehari kecuali hari Rabu karena Idul Adha dan Jum’at setelahnya. Tugas-tugasnya tidak susah, tidak juga gampang(kecuali tugas SenMus cuma 5 soal doang). Tetapi ada beberapa tugas yang membingungkan karena saat waktunya mengerjakan tugasnya tidak ada.
          Lalu, juga ada tugas video yang dipersembahkan oleh mata pelajaran Bahasa Inggris dan IPS(Bahasa Indonesia juga ikut-ikutan), yaitu untuk pergi ke venue Asian Games 2018 bersama kelompok saya yaitu, saya, Wildan ikhsani, Bagas Zharif, dan Shaquilla, untuk mewawancarai supporter asing. Kami berencana pergi ke venue Pencak Silat(tiketnya sudah beli, maaf yang tidak kebagian) di Taman Mini Indonesia Indah pada Sabtu, 25 Agustus 2018. Semoga Indonesia mencapai targetnya yaitu 2 emas di ajang kejuaraan Pencak Silat, Amin…

          Tapi sayangnya, tugas ini diberikan pada hari Jum’at di tengah-tengah liburan jadi belum lengkap semuanya(sampai nggak ya, 500 kata). Nah, karena paragraf terakhir berisi kesimpulan dan harapan penulis, saya berharap semoga Indonesia lebih jaya dan lebih banyak berprestasi. Saya sejjurmya cukup bangga bahwa Indonesia sudah memenangkan 4 medali emas sejauh ini di berbagai ajang kejuaraan di Asian games 2018 di Jakarta dan Palembang. Juga karena Asian Games 2018 bertepatan dengan HUT RI ke-73, Indonesia harus memanfaatkan ajang kejuaraan ini sebagai sarana untuk menunjukkan semangat dan kemampuan bangsa sebagai tuan rumah Asian Games 2018 untuk menjadi yang terbaik. Salam dan terima kasih.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Libur Akhir Tahun

Libur Akhir Tahun 20-21 Desember 2017, Saya dan keluarga saya berpergian ke Surabaya . Kami kesana untuk menghadiri pernikahan keluargaku di Bromo. Kami juga kesana karena mobil kami akan dijual kepada pamanku di Surabaya. Kita mulai berangkat setelah Shalat Isya. Kami kesana dengan mobil setelah meresmikan mutasi mobil ke Surabaya. Saya, Bunda, dan Ayah saya ke Surabaya disupiri oleh paman saya, Mas Dar. Ambil rapor SMP Labschool dilaksanakan pada tanggal 22 Desember maka kami tidak sempat mengambil rapor karena sudah di Surabaya. Sebelum pergi, Ibu saya sudah meminta ijin untuk mengambil rapor setelah liburan. Perjalanan kami dari Jakarta ke Surabaya memakan waktu 1 hari. Saya dan ayah saya juga sempat Shalat Ashar di Masjid Agung Demak. 22-28 Desember 2017,           Sebagai tempat menginap, Ayah saya menyewa apartemen Tamansari Papilio untuk perjalanan-perjalanan kita ke Surabaya. Kami sampai di Papilio pada malam hari. Setelah perjalanan kami ke ...

Pengalaman Tryout UN

            Dengan semakin mendekatya Ujian Nasional, sekolah saya tentu melaksanakan TO sebagai persiapan UN. Soal-soal TO didesain untuk melatih kemampuan dan kebiasaaan murid untuk menjawab soal-soal Ujian Nasional, terutama soal-soal HOTS. Soal HOTS atau soal High-Order Thinking Skills dibuat khusus untuk melatih kecakapan murid dalam berpikir kritis. Tetapi, apa yang terjadi jika soal TO yang diberikan oleh pemerintah ternyata salah?             Akhir Januari lalu bertepatan dengan Uji Coba Ujian Nasional 1, atau bagi sekolah saya Tryout Dua. Selama empat hari siswa-siswi di sekolah saya mengerjakan soal-soal mata pelajaran di laptop mereka masing-masing. Untuk UCUN kali ini, soal dibuat oleh pemerintah. Salah satu soal tersebut adalah soal untuk mata pelajaran Bahasa Inggris Kode A. Soal itulah yang menjadi sumber masalah ini.          ...

Get to know Angklung, Heritage of Original Sundanese Traditional Music

Angklung, this Sundanese original musical instrument is one of the cultural heritages that must be preserved. Coming from Kuningan Regency, this musical instrument made of bamboo has been recognized by UNESCO as a cultural heritage of Indonesia. Do not know, then do not love. In order to love this very valuable inheritance, let's get to know angklung deeper. Many unique facts that you may not know about this instrument so far, and everything will be discussed here. Angklung History There is no definite record of when exactly angklung was created. But history records that in the 12th century, this instrument had begun to be used, that is, during the Sunda Kingdom. This instrument is believed to be the caller of Dewi Sri to provide fertility for agricultural land. Usually, angklung is made of black bamboo and bamboo ater with various types of sizes that produce different music. After that, angklung developed into several types. One of them is the tone of an...